Senin, 04 Mei 2015

BAB VI – TRANSLASI MATA UANG ASING


I. ALASAN TRANSLASI MATA UANG
     Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Sebuah perusahaan dengan kegiatan operasional luar negeri yang signifikan mempersiapkan laporan keuangan gabungan untuk para pembaca informasi perusahaan tersebut secara global. Atas dasar itu, laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan yang dihitung dengan mata uang asing dilaporkan lagi terhadap mata uang yang digunakan laporan induk perusahaan.
3 alasan dalam translasi mata uang asing:
  1. Mencatat transaksi mata uang asing
  2. Memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang
  3. Berkomunikasi dengan peminat saham asing
II. LATAR BELAKANG DAN TERMINOLOGI
       Translasi mata uang tidak sama dengan konversi (translasi mata uang secara fisik). Transaksi mata uang asing bisa terjadi langsung di pasar spot, pasar forward atau pasar swap.
Faktor yang mempengaruhi kurs di pasar spot:
  1. Perbedaan tingkat inflasi antar negara
  2. Perbedaan pada saham nasional
  3. Ekspektasi mengenai arah tingkat mata uang selanjutnya
Kurs pada pasar spot dipengaruhi bersifat:
  1. Langsung : kurs menetapkan jumlah unit mata uang domesik yang dibutuhkan untuk mendapatkan unit mata uang asing
  2. Tidak langsung : harga satu buah unit mata uang domsetik dalam mata uang asing
  • Transaki pada pasar forward : persetujuan untuk mentranslasikan sejumlah mata uang yang telah ditetapkan untuk masa yang akan datang
  • Translasi bid = apa yang dibayar oleh perantara mata uang asing kepada pembeli untuk mata uang asing
  • Translasi ask = tingkat dimana perantara akan menjual mata uang asing
  • Rumus premi forward :


III. MASALAH
        Sistem keuangan pada kebanyakan negara industry sangat bebas dalam menentukan nilai mereka sendiri pada pasar saham. Fluktuasi mata uang meningkatkan nilai tukar mata uang asing yang dapat digunakan pada proses transalasi mata uang asing serta menciptakan keuntungan dan kerugian atas translasi mata uang asing.

IV. EFEK LAPORAN KEUANGAN TERHADAP KURS ALTERNATIF TRANSLASI MATA UANG ASING
  • Kurs tranlasi yang dapat digunakan
    1. Kurs saat ini : berlaku pada tanggal laporan keuangan
    2. Kurs historis : berlaku pada saat asset atau kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul
    3. Kurs rata-rata : nilai rata-rata biasa antara kurs saat ini dan kurs historis
  • Tipe penyesuaian transaksi:
    1. Gains and losses settled transactions : muncul walaupun nilai tukar pada pembukuan transaksi awal berbeda dengan tingkat pada pencapaian
    2. Gains or losses unsetted transactions : muncul saat laporan keuangan dipersiapkan sebelum transaksi disetujui
Kriteria mata uang fungsional
Faktor EkonomiMata Uang Lokal sebagai Mata Uang FungsionalMata Uang Induk Perusahaan sebagai Mata Uang Fungsional
Arus KasMenggunakan mata uang local dan tidak berpengaruh terhadap arus kasBerpengaruh secara langsung terhadap arus kas dan dikembalikan ke induk perusahaan
Harga JualSangat tidak peduli dengan tingkat perubahan nilai tukar dan diatur oleh kompetisi localResponsif terhadap perubahan nilai tukar dan dilakukan oleh kompetisi internasional
Harga PasarKebanyakan pada negara adidaya dan menggunakan mata uang localKebanyakan pada negara induk dan menggunakan mata uang negara induk
Anggaran BiayaSering terjadi pada daerah localSangat berkaitan dengan faktor produktif yang diberikan dari induk perusahaan
KeuanganMenggunakan mata uang local dan dilayani oleh operasional localDiberikan oleh induk perusahaan atau bergantung pada induk perusahaan agar memenuhi kewajiban jangka panjang
Internal PerusahaanJarang, tidak ekstensifSering kali dan transaksi yang ekstensif

Syarat untuk transaksi mata uang asing (FAS No. 52)
  1. Pada tanggal transaksi diakui, setiap asset, kewajiban, pendapatan, beban, keuntungan atau kerugian yang muncul harus dihitung dan dicatat dalam mata uang fungsional dalam catatan secara keseluruhan dengan pengaruh nilai tukar pada saat itu
  2. Pada tiap tanggal neraca, neraca tercatat yang menggunakan mata uang selain mata uang fungsional pada pencatatan harus disesuaikan untuk menggambarkan nilai tukar pada saat itu
  • Perspektif transaksi tunggal = penyesuaian nilai tukar (baik stabil atau tidak) dimasukkan sebagai penyesuaian terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan perjanjiannya merupakan kejadian tunggal
  • Perspektif transaksi ganda = penerimaan piutang krona mempertimbangkan kejadian yang terpisah dari penjualan yang memberikan tambahan pendapatan
V. TRANSLASI MATA UANG ASING

Metode Nilai Tukar Tunggal
  • Populer di Eropa
  • Mengaplikasikan nilai tukar tunggal, harga ppenutupan atau harga saat itu terhadap semua saham dan utang asing
  • Laporan keuangan operasional asing memiliki laporan domisili tersendiri
Metode Nilai Tukar Ganda (kombinasi kurs saat ini & kurs historis)Current-Noncurrent
  • Asset lancar yang dimiliki anak perusahaan saat itu dan utang lancar : kurs saat ini
  • noncurrent : kurs historis
  • Item laporan laba rugi : rata-rata operasional tiap bulan
  • Biaya depresiasi dan amortisasi ditranslasikan : kurs historis
Moneter-Nonmoneter
  • Asset dan kewajiban moneter (kas, piutang dan utang) : kurs saat ini
  • Item nonmoneter (asset tetap, investasi jangka panjang, persediaan) : kurs historis
  • Item laporan laba rugi : rata-rata operasional tiap bulan
Metode Kurs Sementara
  • Translasi mata uang asing tidak mengubah sifat sebuah item yang dihitung, hanya mengubah unit perhitungan saja. Dengan kata lain, disajikan ulang menggunakan mata uang item tersebut, tetapi bukan penilaian aktual
  • Item moneter : kurs saat ini
  • Item nonmoneter : kurs pada perhitungan awal

VI. PENGEMBANGAN AKUNTANSI TRANSLASI MATA UANG ASING

Pra-1965Praktik translasi mata uang asing pada banyak perusahaan AS dipandu oleh accounting research bulletin.pernyataan tersebut mengadvokasi metode current-noncurrent
1965-1975ARB No. 43 memperbolehkan beberapa pengecualian khusus dalam metode current-noncurrent
1975-1981FASB mengeluarkan FAS No. 8, pernyataan ini secara signifikan mengubah praktik perusahaan asing AS dalam memasukkan GAAP AS dengan menerima metode kurs sementara
1981-SekarangMei 1978, Masyarakat meminta FAS No. 8 diubah, kemudian mengeluarkan Statement of Financial Accounting Standards No. 52 pada tahun 1981

 
VII. GAMBARAN STANDAR NO. 52/STANDAR AKUNTANSI INTERNASIONAL 21
FAS No. 52 dan versi terbaru IAS 21 bertujuan untuk:
  1. Menampilkan, dalam laporan gabungan, hasil keuangan dan keterhubungan dihitung dengan mata uang primer yang dikonsolidasikan antara laporan induk dan anak perusahaan bisnis
  2. Menyediakan informasi yang secara umum kompatibel dengan efek ekonomi yang diharapkan pada perubahan nilai tukar pada ekuitas dan arus kas perusahaan
Bagan Prosedur Transaksi Mata Uang Asing

VIII. PERMASALAHAN PERHITUNGAN
  • Perspektif Laporan
  • Harga Perolehan
  • Konsep Pendapatan
  • Laba Terkelola
IX. TRANSLASI MATA UANG ASING DAN INFLASI
Hubungan terbalik antara tingkat inflasi sebuah negara dengan nilai eksternal mata uangnya telah ditunjukkan secara empiris. Sehingga penggunaan kurs saat ini untuk mentranslasikan biaya asset nonmoneter yang bertempat dalam kondisi yang cenderung berinflasi akan menghasilkan padanannya mata uang domestic jauh di bawah nilai aslinya

 
Sumber : Choi, Frederick D. S. dan Gary K. Meek. International Accounting. Buku 1 Edisi 6. 2010: Salemba Empat

BAB V – PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN


I. PERKEMBANGAN PENGUNGKAPAN
  • Standard dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh:
  1. Sumber-sumber keuangan
  2. Undang-undang
  3. Berhubungan dengan politik dan ekonomi
  4. Tingkat perkembangan ekonomi
  5. Pendidikan
  6. Budaya
  7. Dll
Amerika Serikat, Inggris Raya dan negara Anglo-Amerika lainnya
Negara lain : Prancis, Jerman, Jepang dan berbagai negara dengan pasar yang baru muncul
Ekuitas paling berjasa dalam menyediakan keuangan bagi perusahaan dan menjadi sangat majuPemegang saham tetap terkonsentrasi dan bank telah menjadi sumber keuangan utama perusahaan
Kepemilikan cenderung menyebar diantara para pemegang saham dan proteksi investor sangat ditekan, investor memainkan peran yang berkembang di negara tsb, menuntut pengembalian keuangan dan meningkatkan nilai pemegang sahamSusunan ditempatkan utk melindungi manajer, Bank dan pihak lainnya menyediakan keteraturan dan seluruhnya mengetahui posisi keuangan perusahaan dan aktivitasnya
Pengungkapan publik telah maju Pengungkapan publik kurang berkembang

1.1 Pengungkapan Sukarela
  • Manajer berinisiatif untuk mengungkapkan informasi secara sukarela
  • Keuntungan dalam pengungkapan ini menyangkut :
  1. biaya transaksi yang lebih rendah dalam perdagangan sekuritas perusahaan
  2. bunga yang lebih tinggi dari analis keuangan dan investor
  3. meningkatkan likuiditas saham
  4. biaya modal yang lebih rendah
  • Laporan terkini beranggapan bahwa perusahaan bisa mencapai keuntungan dalam pasar modal dengan mempertinggi pengungkapan secara sukarela, tetapi hal ini diakui oleh banyak pihak bahwa laporan keuangan bisa menjadi mekanisme cacat untuk berkomunikasi dengan investor dari luar jika insentif manajer tidak sebanding dengan bunga dari semua pemegang saham
  • Komunikasi manajer dengan investor luar tidak sempurna jika:
  1. Manajer memiliki informasi kuat tentang perusahaan mereka
  2. Insentif manajer tidak sesuai dengan bunga dari semua pemegang saham
  3. Peraturan akuntansi dan audit tidak sempurna
1.2 Kebutuhan Pengaturan Pengungkapan
  • Untuk melindungi investor, sebagian besar bursa sekuritas menentukan laporan dan kebutuhan pengungkapan pada perusahaan domestik dan asing yang mencari akses untuk pasar mereka
  • Frost dan Lang membahas 2 objek investor berorientasi pasar:
  1. Perlindungan Investor : Investor dijamin dengan informasi dan dilindungi dengan pelaksanaan dan pengawasan peraturan pasar. Kecurangan mencegah adanya penawaran publik, perdagangan, pemilihan, dan sekuritas penawaran. Informasi keuangan dan non keuangan yang bisa dibandingkan telah ditemukan sehingga investor bisa membandingkan perusahaan area industry dan negara
  2. Kualitas Pasar : Pasar adalah adil, tersusun, efisien, dan bebas dari penyalahgunaan dan perbuatan jahat. Keadilan pasar dipromosikan dengan akses informasi yang wajar dan kesempatan berdagang. Efisiensi pasar berkembang dengan meningkatkan likuiditas dan mengurangi biaya transaksi. Kualitas pasar ditandai dengan kepercayaan investor dan mereka memfasilitasi pembentukan modal. Harga mencerminkan persepsi nilai investor tanpa keputusan berubah-ubah
  • Frost dan Lang : 4 Prinsip pada investor yang berorientasi pasar yang harus dijalankan
  1. Kefektifan biaya
  2. Fleksebilitas dan kebebasan pasar
  3. Laporan keuangan transparan dan pengungkapan menyeluruh
  4. Perlakuan setara perusahaan domestik dan asing
1.3 Pembahasan Laporan Keuangan SEC Amerika Serikat
  • SEC mewajibkan pendaftar asing untuk melengkapi informasi keuangan yang pada hakikatnya sama dengan yang dibutuhkan perusahaan domestic
  • Laporan keuangan pendaftar tidak harus disiapkan menurut GAAP AS jika mereka disajikan sesuai dengan prinsip lembaga akuntnsi secara menyeluruh dan dilengkapi dengan rekonsiliasi kuantitatif dengan pendapatan bersih GAAP AS, ekuitas pemegang saham dan pendapatan per saham
  • Syarat laporan SEC secara umum : konsisten dengan sasaran proteksi investor dan kualitas pasar
II. PRAKTIK PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

PENGUNGKAPAN INFORMASI PROGRESIFAdalah pertimbangan tinggi yang relevan di dalam kesetaraan pasar dunia. Pengungkapan informasi yang melihat masa depan dianggap sangat relevan dalam pasar ekuitas di seluruh dunia. Informasi yang melihat masa depan mencakup ramalan pendapatan, laba rugi per saham, pengeluaran modal dan pos keuangan lainnya, informasi prospektif mengenai kinerja atau posisi ekonomi masa depan yang tidak terlalu pasti bila dibandingkan dengan proyeksi pos periode fiscal dan proyeksi jumlah, dan laporan rencana manajemen dan tujuan operasi di masa depan
PENGUNGKAPAN SEGMENInvestor dan analisis menuntut informasi hasil perusahaan industri dan segmen geografis usaha dan keuangan signifikan dan berkembang. Pengungkapan segmen membantu para pengguna laporan keuangan untuk memahami secara lebih baik bagaimana bagian-bagian dalam sutu perusahaan berpengaruh terhadap keseluruhan perusahaan
PELAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL
Laporan pertanggungjawaban sosial mengacu pada pengukuran dan komunikasi informasi tentang pengaruh perusahaan terhadap kemakmuran pegawai, komunitas sosial dan lingkungan
PENGUNGKAPAN KHUSUS BAGI PENGGUNA LK NON-DOMESTIK & PRINSIP AKUNTANSI YG DIGUNAKANPelaporan keuangan juga bukan hanya untuk mengakomodasi pengguna domestic, melainkan juga pengguna non domestic terutama pada perusahaan multinasional
PENGUNGKAPAN PENGELOLAAN PERUSAHAANPengelolaan perusahaan adalah sistem dimana perusahaan diarahkan dan dikendalikan. Diantara permasalahan pengelolaan perusahaan adalah hak dan perlakuan pemegang saham, pertanggungjawaban direksi, pengungkapan dan transparansi, dan peran pemegang saham
PENGUNGKAPAN BISNIS INTERNETPengungkapan dan pelaporan bisnis juga dapat dilakukan melalui internet, dimana semua pihak yang berkepentingan dapat mengakses informasi keuangan. Dengan menggunakan internet, investor juga dapat melakukan transaksi perdagangan dan membuat keputusan investasi dengan satu klik.

III. PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DI NEGARA-NEGARA DENGAN PASAR BARU MUNCUL
  • Pengungkapan dalam laporan tahunan perusahaan dari negara dengan pasar baru biasanya :
    • Kurang luas dan kurang dapat dipercaya daripada semua perusahaan dari negara berkembang
    • Level pengungkapan rendah serta konsisten dengan sistem pemerintahan dan keuangan perusahaan
    • Ekuitas pasar tidak berkembang dengan baik
    • Bank dan orang dalam (seperti keluarga) menyediakan keuangan yang paling besar dan umumnya hanya sedikit tuntutan untuk bisa dipercaya
    • Pengungkapanya kepada publik tepat waktu tetapi tidak mengembangkan ekonomi
    • Cenderung memiliki pendapatan yang paling buram, Indonesia ada di posisi ke 32 dari 34 perusahaan
    • Adanya kesulitan karena hanya ada beberapa akuntan dan auditor per kapita 
IV. IMPLIKASI BAGI PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN DAN MANAJER
  • Pengguna laporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik pelaporan keuangan yang luas
  • Manajer di negara dengan tradisi pengungkapan yang rendah harus memahami apakah pemakai kebijakan yang memperti nggi pengungkapan bisa memberikan keuntungan yang signifikan untuk perusahaan mereka
Sumber : Choi, Frederick D. S. dan Gary K. Meek. International Accounting. Buku 1 Edisi 6. 2010: Salemba Empat

BAB IV – AKUNTANSI KOMPARATIF : AMERIKA DAN ASIA


REGULASI & PELAKSANAAN AKUNTANSI
LAPORAN KEUANGANPRAKTIK AKUNTANSI
AMERIKA SERIKAT
  • Akuntansi di AS diatur oleh badan sektor khusus FASB, penyokong standardisasi mereka adalah SEC
  • Sistem yang dianut tidak punya standar legal untuk publikasi mengenai lap.audit periodik keu. Perusahaan di AS dibentuk dibawah hukum federal. Audit tahunan serta persyaratan lap.keu secara realistis hanya ada pada tingkat federal saja yg sudah dispesifikasikan oleh SEC
  • Perusahaan yang memiliki lap.keu terbatas tidak wajib mematuhi persyaratan untuk lap.keu
  • Prinsip akuntansi yang berlaku (GAAP) terdiri atas seluruh standar akuntansi keuangan, peraturan, dan regulasi yg harus dipatuhi
  • Lap.auditor terdiri atas 2 laporan, lap.keu dan pengendalian internal
Laporan keuangan di AS memiliki beberapa komponen :
  1. Laporan manajemen
  2. Laporan auditor independen
  3. Laporan keuangan primer (laba rugi, neraca, arus kas, laba rugi komprehensif, perubahan ekuitas pemegang saham
  4. Diskusi manajemen & analisis hasil operasional dan kondisi keuangan
  5. Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada lap.keu
  6. Catatan atas laporan keuangan
  7. Perbandingan data keuangan selama 5 atau 10 tahun
  8. Data triwulan terpilih
TERLAMPIR
MEKSIKO
  • Standardisasi akuntansi dikeluarkan oleh Council for Research and Development of Financial Information Standards (CINIF). CINIF merupakan rekan terencana pada sektor publik setelah FASB DAN IASB, mereka bertujuan untuk menyatukan GAAP Meksiko dengan IFRS
  • MIPA mengeluarkan standar proses audit melalui Auditing Standards and Procedures Commision
  • Profesi akuntan di Meksiko sudah berkembang teratur, dan dihormati oleh komunitas bisnis
  • Standar akuntansi di Meksiko menggunakan pendekatan Inggris-Amerika (Anglo Saxon). Pemerintah berwenang atas standar ini dan diakui secara khusus oleh NBSC yang meregulasi Mexican Stock Exchange
  • Prinsip akuntansi meksiko tidak membedakan perusahaan besar atau kecil dan dapat digunakan untuk semua jenis bisnis
  • Persyaratan dalam penyajian lap. Keuangan dan audit berbeda-beda untuk tiap perusahaan bergantung tipe dan ukuran perusahaan
  • Perusahaan yang terdaftar di MSE harus melaporkan lap.keu gabungan yang diaudit oleh akuntan publik dari meksiko
Tahun fiskal = kalender tahunan
Perbandingan laporan keuangan yang harus disiapkan antara lain :
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
  4. Laporan perubahan posisi keuangan
  5. catatan
TERLAMPIR
JEPANG
  • Pembukuan dan laporan keuangan Jepang percampuran dari pengaruh domestik dan internasional
  • Pada setengah awal abad ke-20, pemikiran akuntansi merupakan refleksi adanya pengaruh Jerman, sisa abad selanjutnya adalaha pemikiran AS
  • 2001 terjadi perubahan besar karena adanya pembentukan organisasi pengaturan standar akuntansi sektor swasta
  • 1990-an mulai ditunjukkan akuntansi "Big Bang" untuk menciptakan perekonomian Jepang yg sehat
  • Pemerintah punya pengaruh signifikan terhadap auntansi Jepang
  • Regulasi akuntansi berdasarkan 3 badan hukum : 1) undang-undang perusahaan, 2) undang-undang pertukaran dan sekuritas, 3) undang-undang pajak penghasilan perusahaan. Ketiga badan tersebut saling berhubungan
  • Undang-undang perusahaan diatur oleh Ministry of Justice (MOJ)
  • Kepemilikan perusahaan publik harus memenuhi persyaratan lanjutan dari undang-undang SEL, yang diatur oleh FSA
Isi Laporan Keuangan:
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan atas perubahan ekuitas pemegang saham
  4. Laporan bisnis
  5. Jadwal terkait



TERLAMPIR
CINA
  • Dewan pemerintah juga mengeluarkan aturan pelaporan dan akuntansi keuangan perusahaan yaitu FARR (Financial Accounting and Reporting Rules for Enterprises)
  • Departemen bertanggung jawab atas:
  1. Merumuskan dan melaksanakan kegiatan ekonomi, perpajakan, dan kebijakan lainnya yang berhubungan dengan ekonomi
  2. Mempersiapkan anggaran belanja tahunan dan laporan fiskal
  3. Mengatur pendapatan dan pengeluaran negara
  4. Mengembangkan manajemen keuangan dan sistem pajak
  • CASC telah didirikan tahun 1998 sebagai lembaga berwenang dalam departemen keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi
  • Samapi tahun 1995, Cina memiliki 2 organisasi akuntansi profesional yaitu CICPA (didirikan tahun 1988 dibawah Dep.Keu, mengatur audit sektor perusahaan swasta) dan CACPA (bertanggung jawab atas audit perusahaan pemerintah
  • Tahun 1995, CICPA dan CACPA bergabung, dan mengusung nama CICPA
Periode pembukuan = kalender tahunan


Laporan keuangan terdiri atas :
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan perubahan ekuitas
  5. Catatan
TERLAMPIR
INDIA
  • Hukum pertama berhubungan dengan pemeliharan dan pemeriksaan catatan akuntansi yang dilaksanakan tahun 1866, bersamaan dengan kualifikasi resmi auditor pertama, keduanya berlandaskan hukum Inggris
  • Akta perusahaan 1956 diatur dan diperbarui oleh agen pemerintah , Departemen Urusan Perusahaan. Akta berisi cara kerja yang luas yang disebut kitab akuntansi & persyaratan audit, yaitu : 1) harus memberikan sudut pandang yang adil dan sebenarnya menyangkut status urusan perusahaan, 2) harus tetap pada basis akrual sesuai dengan sistem akuntansi pencatatan ganda
  • The institute of chartered accountants of india didirikan tahun 1949 bertugas mengatur izin profesi akuntansi dan bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi dan proses audit
  • Mumbay bursa saham, didirikan tahun 1875, merupakan bursa efek tertua di India, terdaftar 6000 saham
Laporan keuangan terdiri atas :
  1. Neraca 2 tahun
  2. Laporan laba-rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Kebijakan akuntansi
  5. Catatan
TERLAMPIR

 

RANGKUMAN PERBEDAAN PRAKTIK AKUNTANSI

AMERIKA SERIKATMEKSIKOJEPANGCINAINDIA
PENGGABUNGAN USAHA (Pembelian atau Pooling)PembelianPembelianKeduanyaPembelianKeduanya
GOODWILLKapitalisasi dan uji penurunan nilaiKapitalisasi dan uji penurunan nilaiKapitalisasi, amortisasi dan uji penurunan nilaiKapitalisasi dan uji penurunan nilaiKapitalisasi, amortisasi dan uji penurunan nilai
ASSOSIASIMetode ekuitasMetode ekuitasMetode ekuitasMetode ekuitasMetode ekuitas
PENILAIAN ASETHarga perolehanPenyesuaian kisaran hargaHarga perolehanHarga perolehanHarga perolehan dan harga wajar
BIAYA DEPRESIASIBerbasis ekonomiBerbasis ekonomiBerbasis pajakBerbasis ekonomiBerbasis ekonomi
PENILAIAN PERSEDIAAN LIFOBoleh Tidak digunakanBoleh Dilarang Dilarang
KEMUNGKINAN RUGIDiakui (Accrued)Diakui (Accrued)Diakui (Accrued)Diakui (Accrued)Diakui (Accrued)
SEWA PEMBIAYAANDikapitalisasi DikapitalisasiDikapitalisasiDikapitalisasiDikapitalisasi
PAJAK TANGGUHANDiakui (Accrued)Diakui (Accrued)Diakui (Accrued)Diakui (Accrued)Diakui (Accrued)
CAD. UTK MEMULUSKAN PENDPTNTidak TidakTidakTidakBeberapa

Sumber : Choi, Frederick D. S. dan Gary K. Meek. International Accounting. Buku 1 Edisi 6. 2010: Salemba Empat


BAB 3 - AKUNTANSI KOMPARATIF : EROPA




PRANCISJERMANREPUBLIK CEKOBELANDAINGGRIS
REGULASI & PELAKSANAAN AKUNTANSI5 perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Prancis:
  • Badan Akuntansi Nasional (CNC)
  • Komite Regulasi Akuntansi (CRC)
  • Otoritas Pasar Keuangan (AMF)
  • Institut Akuntan Publik (OEC)
  • Institut Nasional Undang-Undang Audit (CNCC)
  • Sebelum tahun 1998 Jerman tidak punya fungsi penyusunan standar akuntansi keuangan, karena hanya dipahami oleh negara-negara yang berbahasa Inggris
  • Undang-undang tahun 1998 tentang kendali dan transparansi memperkenalkan persyaratan bagi menteri kehakiman untuk mengakui dewan susunan standar nasional yang memberikan tujuan berikut:
  1. Mengembangkan rekomendasi untuk penerapan standar akuntansi dalam laporan keuangan gabungan
  2. Menganjurkan menteri kehakiman mengenai standar akuntansi yang baru
  3. Mewakili Jerman dalam organisasi akuntansi internasional seperti IASB
  4. German Accounting Standards Committee (GASC) didirikan tidak lama sesudahnya, kemudian diresmikan oleh Menteri Kehakiman sebagai otoritas penyusunan standar Jerman
  • GASC mengawasi GASB yang melakukan pekerjaan teknis dan mengeluarkan standar akuntansi. GASB berisi 7 orang ahli audit, analisis keuangan, akademis dan industri yang mandiri
  • Standar GASB hanya berlaku untuk laporan keuangan gabungan
  • Financial Accounting Control Act didirikan tahun 2004, bertugas untuk meningkatkan kepatuhan persyaratan laporan keuangan Jerman dan IFRS oleh perusahaan terdaftar
  • 1991, Commercial code yang baru dibuat oleh parlemen Ceko, efektif 1 januari 1992
  • 1991, Accountancy Act dikeluarkan, efektif 1 Januari 1993
  • 1 Januari 2002, Perkembangan secara signifikan dan mulai berpengaruh akuntansi Ceko menuju IFRS
  • 1992, Prosedur audit diatur oleh Act on Auditors dikeluarkan
Isi ketentuan undang-undang tahun 1970 adalah:
  1. Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang jelas dari posisi keuangan dan hasil tahun tersebut, dan semua artikelnya harus dikelompokkan dan dijelaskan dengan tepat
  2. Laporan keuangan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman (misalnya prinsip-prinsip akuntansi yang bisa diterima oleh komunitas bisnis
  3. Dasar-dasar untuk penulisan asset dan utang serta untuk menentukan hasil operasi harus diungkapkan
  4. Laporan keuangan harus disusun pada dasar yang konsisten, dan pengaruh materiel dari perubahan dalam prinsip-prinsip akuntansi harus diungkapkan dengan tepat
  5. Informasi keuangan yang komparatif untuk periode terdahulu harus diungkapkan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya
  • Dua sumber utama untuk standar akuntansi keuangan di Inggris adalah (1) undang-undang perusahaan (2) profesi akuntansi
  • Undang-undang tahun 1981 menetapkan 5 prinsip akuntansi dasar:
  1. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual
  2. Asset dan kewajiban individu dalam setiap golongan asset dan kewajiban dihitung secara terpisah
  3. Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan
  4. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ke tahun
  5. Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung
LAPORAN KEUANGANPerusahaan Prancis harus melaporkan hal-hal berikut:
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan atas laporan keuangan
  4. Laporan direktur
  5. Laporan auditor
Undang-undang menetapkan isi dan format laporan keuangan mencakup hal berikut:
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan
  4. Laporan manajemen
  5. Laporan auditor
Undang-undang menetapkan isi dan format laporan keuangan mencakup hal berikut:
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan
Laporan keuangan harus meliputi hal-hal berikut:
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan
  4. Laporan direktur
  5. Informasi lain yang sudah ditentukan

Laporan keuangan Inggris merupakan yang paling komprehensif di dunia. Laporan keuangan biasanya mencakup:
  1. Laporan direktur
  2. Akun laba dan rugi serta neraca
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan keseluruhan laba dan rugi
  5. Laporan kebijakan akuntansi
  6. Catatan yang direfrensikan dalam laporan keuangan
  7. Laporan auditor
PENGUKURAN AKUNTANSI
  • Perusahaan-perusahaan di Prancis yang terdaftar mengikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan mereka, selebihnya juga memiliki pilihan ini
  • Semua perusahaan di Prancis harus mengikuti regulasi tetap dari ketentuan pada tingkat perusahaan pribadi
  • Asset berwujud biasanya dihitung berdasarkan nilai perolehan dan didepresiasikan menurut ketentuan pajak (biasanya metode garis lurus atau saldo menurun)
  • Persediaan dihitung dengan nilai terendah atau nilai yang dapat dicapai (metode FIFO dan rata-rata tertimbang)
  • Biaya riset dan pengembangan dibebankan pada saat terjadinya, tapi bisa dikapitalisasi dalam keadaan tertentu
  • Asset yang dipinjamkan tidak dikapitalisasi dan biaya sewa dibebankan
  • Kepentingan pensiun & pengunduran diri biasanya dibebankan ketika dibayarkan, tanggungan masa depan jarang diakui sebagai utang
  • Simpanan wajib harus diadakan dengan perhitungan 5% dari penghasilan per tahun hingga simpanannya sesuai dengan 10% modal awal
  • Pajak yang ditangguhkan dihitung menggunakan metode kewajiban, dan dipotong ketika pembalikan perbedaan waktu bisa diperkirakan
  • Metode pembelian biasanya digunakan dalam kondisi tertentu
  • Goodwill biasanya dikapitalisasi dan diamortisasi kedalam pendapatan , tapi tidak ada jangka waktu yang spesifik. Goodwill tidak diperlukan untuk uji penurunan nilai
  • Berdasarkan Commercial Code (HGB) metode pembelian merupakan metode penggabungan yang mendasar, penyatuan kepentingan bisa diterima dalam keadaan tertentu
  • 2 bentuk metode pembelian yang diizinkan: metode nilai buku dan metode revaluasi
  • Asset dan utang dari badan usaha yang diakuisisi dinaikkan pada nilai yang ada, setiap jumlah yang ditinggalkan merupakan goodwill yang bisa digunakan untuk menutup kerugian dalam ekuitas atau diamortisasi secara sistematis melebihi masa manfaatnya
  • Bedasarkan GAS 4, metode revaluasi harus digunakan, dimana asset dan utang yang didapatkan dalam sebuah penggabungan bisnis dinilai kembali berdasarkan harga pasar dan kelebihannya dialokasikan ke goodwill
  • Harga perolehan merupakan dasar untuk menilai asset berwujud
  • Persediaan dicatat pada biaya yang lebih rendah
  • Depresiasi asset tetap disesuaikan dengan penurunan tingkat pajak
  • Biaya riset dan pengembangan dibebankan saat terjadinya
  • Pajak-pajak yang ditangguhkan biasanya tidak muncul dalam akun perusahaan pribadi, tetapi bisa muncul dalam laporan keuangan gabungan jika metode akuntansi penggabungan berbeda dengan pribadi
  • Pajak yang ditangguhkan harus disusun menggunakan metode utang
  • Metode pembelian digunakan untuk menghitung kombinasi bisnis
  • Metode ekuitas digunakan untuk perusahaan rekanan
  • Tidak ada pedoman untuk laporan penyesuaian translasi mata uang asing
  • Asset berwujud dantidak berwujud dinilai berdasarkan biaya dan dihapus pada umur ekonomis yang diharapkan
  • Persediaan dicatat pada biaya yang lebih rendah (FIFO & Rata-rata tertimbang)
  • Biaya riset dan pengembangan bisa dikapitalisasi jika berhubungan dengan proyek yang berhasil diselesaikan dan menghasilkan pendapatan yang lebih besar untuk masa mendatang
  • Asset yang dipinjamkan biasanya tidak dikapitalisasi
  • Pajak penghasilan yang ditangguhkan diberikan sepenuhnya untuk semua selisih sementara
  • Simpanan wajib diharuskan, keuntungan disesuaikan hingga mencapai 20% ekuitas untuk korporasi dan 10% untuk kewajiban terbatas perusahaan
  • Metode pembelian merupakan praktik yang umum
  • Goodwill merupakan selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar dari asset dan utang yang diakuisisi
  • Fleksibilitas Belanda terhadap pengukuran akuntansi sangat nyata dalam izin menggunakan nilai lancer untuk asset berwujud
  • Harga perolehan persediaan dicatat pada nilai rendah
  • Asset tidak berwujud memiliki batas usia, tidak melebihi 20 tahun
  • Memperbolehkan adanya metode akuisisi dan penggabungan akuntansi untuk kombinasi bisnis
  • Goodwill merupakan selisih antara harga pasar dari uang yang dibayarkan dan harga pasar dari asset bersih yang diakuisisi
  • Asset-asset bisa dihitung pada harga perolehan, biaya sekarang atau gabungan dari keduanya
  • Revaluasi tanah dan bangunan diperbolehkan
  • Depresiasi dan amortisasi harus berhubungan dengan dasar perhitungan yang digunakan untuk asset-asset yang mendasarinya
  • Pengeluaran riset ditulisakan pada tahun pengeluaran tersebut
  • Biaya pengembangan bisa ditangguhkan pada kondisi tertentu
  • Persediaan dihitung berdasarkan nilai rendah (FIFO dan rata-rata tertimbang)

Minggu, 03 Mei 2015

BAB 2 – PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI


  • Akuntansi memberikan informasi pengambilan keputusan kepada pasar surat berharga umum domestik dan internasional yang sangat besar serta memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen dan menggabungkan teknologi informasi yang makin berkembang ke dalam sistem dan prosedurnya
A. PERKEMBANGAN
Faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi secara signifikan:
  1. Sumber Pendanaan:
    • Modal Sendiri : Akuntansi berfokus atas seberapa baik manajemen menjalankan perusahaan (profitabilitas) dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan risiko terkait. Pengungkapan sangat lengkap untuk memenuhi ketentuan kepemilikan publik (Contoh : Amerika Serikat dan Inggris)
    • Sistem berbasis kredit : Bank sumber utama pendanaan, Akuntansi berfokus pada perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif dalam meminimumkan pembayaran dividen dan menjaga pendanaan yang mencukupi untuk perlidungan para peminjam. Karena lembaga keuangan memiliki akses langsung terhadap informasi apa saja, maka pengungkapan publik yang luas dianggap tidak perlu (Contoh : Jepang dan Swiss)
  2. Sistem Hukum
  3. Dunia barat memiliki 2 orientasi:
    • Kodifikasi hukum (sipil) : diambil dari hokum Romawi dan kode Napoleon. Hukum merupakan satu kelompok lengkap yang mencakup ketentuan dan prosedur. Aturan akuntansi digabungkan dalam hokum nasional dan cenderung sangat lengkap dan mencakupi banyak prosedur. 
    • Hukum umum (kasus): berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode lengkap, terdapat hukum dasar, tapi tidak terlalu detail dan lebih fleksibel. Aturan akuntansi ditetapkan oleh organisasi profesional sektor swasta sehingga memungkinkan aturan akuntansi lebih adaptif dan inovatif. 
  4. Perpajakan
    • Di kebanyakan negara, peraturan pajak secara efektif menentukan standar akuntansi karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun mereka untuk mengklaimnya dalam keperluan pajak, pajak keuangan sama dengan pajak akuntansi (Contoh : Jerman dan Swedia)
    • Pajak keuangan tidak sama dengan pajak akuntansi : laba kena pajak adalah laba akuntansi yang sudah disesuaikan terhadap perbedaan dengan hukum pajak (Contoh : Belanda)
  5. Ikatan Politik dan Ekonomi
    • Ide dan teknologi akuntansi dialihkan melalui penaklukan, perdagangan, dan kekuatan sejenis
    • Banyak negara berkembang menggunakan sistem akuntansi yang dikembangkan ditempat lain, baik secara dipaksa (seperti India) atau pilihan sendiri (Eropa Timur)
  6. Inflasi
    • Mengaburkan biaya historis akuntansi melalui penurunan berlebihan terhadap nilai-nilai asset dan beban-beban terkait, sementara di sisi lain melakukan peningkatan berlebihan terhadap pendapatan.
  7. Tingkat Perkembangan Ekonomi
    • Mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama
    • Saat ini, banyak perekonomian industri berubah menjadi perekonomian jasa. Penilaian asset tetap dan pencatatan depresiasi menjadi semakin kurang penting, tetapi penilaian asset tidak berwujud dan sumber daya manusia semakin berkembang
  8. Tingkat Pendidikan
  9. Pendidikan akuntansi yang profesional sulit dicapai jika taraf pendidikan di suatu negara secara umum juga rendah
  10. Budaya
    • Hofstede mendasari 4 dimensi budaya nasional (nilai sosial) :
      1. Individualisme
      2. Jarak kekuasaan
      3. Penghindaran ketidakpastian
      4. Maskulinitas
    • Gray mengusulkan 4 dimensi nilai akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keungan suatu negara :
      1. Profesionalisme VS Ketetapan wajib pengendalian
      2. Keseragaman VS Fleksibilitas
      3. Konservatisme VS Optimisme
      4. Kerahasiaan VS Transparansi

Hubungan antara nilai-nilai akuntansi Gray dengan dimensi budaya Hofstede
Dimensi Budaya
(Hofstede)
Profesionalisme Keseragaman Konservatisme Kerahasiaan
Individualisme + - - -
Jarak Kekuasaan - + + +
Penghindaran
Ketidakpastian
- + . +
Maskulinitas . . - -

Catatan: "+" menunjukkan hubungan langsung, "-" menunjukkan hubungan berkebalikan, "." Menunjukkan sifat hubungan tidak ditemukan

B. KLASIFIKASI
  • Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam 2 kategori :
    1. Pertimbangan : Bergantung pada pengetahuan, intuisi, dan pengalaman
    2. Empiris : Menggunakan metode statistik untuk mengumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia
  • 4 pendekatan terhadap perkembangan akuntansi
    1. Berdasarkan pendekatan makroekonomi (Swedia)
      • Praktik akuntansi didapatkan dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makroekonomi nasional.
      • Tujuan perusahaan umumnya mengikuti, bukan memimpin kebijakan nasional, karena perusahaan bisnis mengoordinasikan kegiatan mereka dengan kebijakan nasional
    2. Berdasarkan pendekatan mikroekonomi (Belanda)
      • Fokusnya terletak pada perusahaan secara individu yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup
      • Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan harus mempertahankan modal fisik yang dimiliki
    3. Berdasarkan pendekatan disiplin independen (Inggris dan Amerika Serikat)
      • Akuntansi berasal dari praktik bisnis dan berkembang secara ad hoc, dengan dasar perlahan-lahan dari pertimbangan, coba-coba dan kesalahan.
      • Akuntansi dianggap sebagai fungsi jasa yang konsep dan prinsipnya diambil dari proses bisnis yang dijalankan, bukan dari cabang keilmuan seperti ekonomi.
    4. Berdasarkan pendekatan yang seragam (Prancis)
      • Akuntansi distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administratif oleh pemerintah pusat
      • Keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan dan penyajian akan memudahkan informasi akuntansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis.
C. SISTEM HUKUM : AKUNTANSI HUKUM UMUM VS KODIFIKASI HUKUM

HUKUM UMUM KODIFIKASI HUKUM
Berorientasi terhadap "penyajian wajar", transparansi dan pengungkapan penuh Berorientasi legalistik, tidak membiarkan pengungkapan dalam jumlah kurang
akuntansi keuangan tidak sama dengan akuntansi pajak Akuntansi keuangan sama dengan akuntansi pajak
Pasar saham mendominasi sumber keuangan Bank atau pemerintah mendominasi sumber keuangan
Pelaporan keuangan ditujukan untuk kebutuhan informasi investor luar Pelaporan keuangan ditujukan untuk perlindungan kreditor
Penentuan standar akuntansi merupakan aktivitas sektor swasta yang diperankan oleh profesi akuntansi Penentuan standar akuntansi merupakan aktivitas sektor publik, dengan relative sedikit pengaruh dari profesi akuntansi
Sering disebut "Anglo Saxon", "Inggris Amerika" atau "berdasarkan mikro" Sering disebut "Kontinental", "Legalistik" "seragam secara mikro"
Berawal dari Inggris, kemudian diekspor ke negara-negara seperti Australia, Kanada, Hongkong, India, Malaysia, Pakistan dan Amerika Serikat Ditemukan kebanyakan negara-negara Eropa continental dan bekas koloni mereka di Afrika, Asia dan Amerika